Pentingnya Dashboard dalam sebuah Aplikasi
Pentingnya Dashboard dalam sebuah Aplikasi

Pentingnya Dashboard dalam sebuah Aplikasi

ARTIKEL | 19 Oktober 2025 | Dibaca 321 Kali
 
 
Pengertian dashboard merujuk ke sebuah aplikasi atau tampilan yang dapat membantu user dalam melihat data dengan lebih mudah. Meskipun ada banyak jenis dashboard, sebenarnya fungsi dashboard hampir sama yaitu  memudahkan user paham suatu kondisi berdasarkan data.
 
SIMPATI menyediakan berbagai macam jenis dashboard yang dibutuhkan user agar dapat mengambil keputusan strategis terhadap kegiatan yang sedang dijalankan oleh user.
 
 
 
Pengertian Dashboard
Data dashboard adalah tampilan visual yang menyajikan berbagai jenis data dalam satu tempat secara terpusat. Biasanya, pengertian dashboard ini mengacu pada penggunaan aplikasi khusus yang mampu menampilkan data ringkasan dari berbagai data yang ada.
 
Jadi kalau user ingin tahu apa itu dashboard, singkatnya seperti ini. user bisa membayangkan sebuah dashboard seperti website yang isinya berbagai gambar atau chart yang mewakili angka-angka.
 
Bukan cuma itu, akan ada juga berbagai warna yang membedakan satu data dengan data lainnya. Pastinya, setiap data akan dibedakan dengan sangat jelas. Perbedaannya bisa ada di jenis datanya, waktu yang menunjukkan data itu, dan perbandingan statistik tentang data yang sedang ditampilkan.
 
Oh ya, data dashboard bisa ditampilkan dalam sebuah aplikasi khusus atau merupakan sebuah fungsi yang bisa dijalankan pada aplikasi pengolahan data secara umum.
 
Sebagai contoh, ketika user menggunakan Microsoft Excel, user bisa menampilkan sebuah dashboard yang merupakan rangkuman dari berbagai data yang user punya di sebuah dokumen.
 
Contoh lain data dashboard adalah melihat jumlah pengunjung website user lewat Google Analytics atau Google Data Studio. Keduanya merupakan contoh tools dashboard yang cukup banyak dikenal terutama dengan penggunaannya pada website yang menggunakan hosting murah.
 
Dashboard adalah sesuatu yang cukup umum digunakan di berbagai bidang. Baik digunakan oleh individu, perusahaan, instansi pemerintah bahkan sekolah.
 
Sudah mulai tahu pengertian dashboard? Lalu apa saja fungsi dashboard, ya?
 
Fungsi Dashboard
Data dashboard adalah sebuah hal yang penting. Inilah beberapa fungsi dashboard yang user perlu ketahui:
 
  1. Melihat Key Metrics Secara Instan
    Key metric merupakan sebuah data kunci yang menjelaskan suatu kondisi tertentu. Nah, salah satu fungsi dashboard adalah membantu user melihat key metric dengan cepat.

    Meskipun datanya tersebar, data dashboard dapat user susun jadi sebuah resume dari semua informasi yang ada dari key metric tadi.

    Sebagai contoh, kalau user ingin melihat performa karyawan, user hanya perlu mencari key performance indicators (KPI) yang relevan dan memasukkannya ke dalam dashboard itu.

  2. Melacak Tren dan Pola Perubahan
    Selanjutnya, fungsi dashboard adalah melacak tren dan melihat adanya pola perubahan. Ini penting untuk melakukan langkah antisipasi atau membuat rencana kerja.

    user tentu tahu kalau data bukan hanya angka tapi rangkaian cerita. Misalnya, data dashboard akan langsung menunjukkan apakah tren sedang naik atau sebaliknya.

    Misalnya, di setiap momen Harbolnas data penjualan user selalu naik. Maka, di event belanja itu tahun depan user bisa menyiapkan stok barang lebih banyak. Jadi, bisa untuk lebih besar.

  3. Melihat Informasi Lebih Mendalam
    Ini akan terdengar bertentangan. Akan tetapi sebuah data dashboard adalah sarana untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap informasi. Kenapa begitu?
    Sebuah dashboard akan menyajikan resume data dari berbagai parameter yang telah ditentukan.
    Misalnya, data dari departemen yang berbeda, data dalam interval waktu tertentu, dan lainnya.
    Dengan data yang terpusat dan mencakup berbagai aspek, akan lebih mudah untuk menganalisis hubungan antara satu data dengan data lainnya. Pada akhirnya user bisa mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang tersedia secara lebih mendalam.

  4. Membangun Kolaborasi dan Komunikasi
    Adanya data dashboard akan membangun sebuah mindset bahwa tidak ada satupun data yang dapat berdiri sendiri. Ini akan membuka jalan bagi komunikasi yang lebih baik.
    Misalnya, saat ingin mengadakan sebuah meeting, masing-masing departemen bisa gunakan satu data dashboard yang sama. Nantinya, semua orang melakukan analisa dan pembahasan berdasarkan data yang terpusat itu dibanding membuka data masing-masing yang dimiliki.

  5. Tingkatkan Efisiensi dan Temukan Kendala
    Ketika data dikumpulkan secara terpusat, akan muncul banyak informasi yang sebelumnya tidak terlihat saat data tersebut masih terpisah-pisah. Kah ini lebih efisien dan menjadi bagian dari pengertian dashboard yang sudah dijelaskan di atas.
    Sebagai contoh, di satu waktu tertentu tim sales bingung dengan adanya penurunan penjualan. Namun, dari data dashboard terlihat bahwa hal itu terjadi setiap kali tim promosi tidak menggelar event.
 
Sekian dulu informasi dari kami dan sampai ketemu di artikel selanjutnya, ya?
Dokumentasi Terkait
ARTIKEL